Sharing Bareng Fauzil Adhim
Menggali Ilmu, Mengikat Hikmah.
-->
Menggali Ilmu, Mengikat Hikmah.
Suatu sore sehabis pulang dari bengkel motor, aku mendapati sebuah pemandangan yang mengharukan dijalan.
“Serunya Kegiatan Opera”
Seorang anak ditanya, kamu gak pulang?” “Belum. Belum tau ni kapan sempatnya. Masih ada amanah yang belum diselesaikan.”
Menulis adalah menabung kenangan,menulis adalah menabung kebahagiaan,
|
kata-kata kita menjelma boneka lilin
saat kita mati untuk memperjuangkannya
kala itulah ruh kan merambahnya
dan kalimat-kalimat itupun hidup selamanya
-Sayyid Quthb-
Menulis adalah mengikat jejak pemahaman. Akal kita
sebagai karunia Allah ‘Azza wa Jalla, begitu agung dayanya menampung
sedemikian banyak data. Tetapi kita kadang kesulitan memanggil apa yang telah
tersimpan lama. Ilmu masa lalu itu berkeliaran dan bersembunyi di jalur rumit
otak. Maka menulis adalah menyusun kata kunci untuk membuka khazanah
akal; sekata menunjukkan sealinea, satu kalimat untuk satu bab, sebuah
paragraf mewakili berrangkai kitab. Demikianlah kita fahami kalimat
indah Imam Asy-Syafi’i; ilmu adalah binatang buruan, dan pena yang menuliskan
adalah tali pengikatnya. |