-->

SMS Gratis

Selasa, 21 Februari 2012

Kontak Kami

Susunan Pengurus:

Ketua : Akhiarden KPK
Sekretaris : Ariyanti Ammara
Bendahara : Fea Muhjanah

Bidang JARMENFO (Jaringan, Media dan InformaSI)

Herni As Syifa, Beni, Rafa Al Qinansa

Bidang Kaderisasi

Kana Effendi, Uswatun Hasanah

Write for Us



Ingin berkontribusi di KPK melalui tulisan anda?


Kami menunggu karya inspiratif dari Anda yang akan ditampilkan di halaman blog kami menyesuaikan kategori tulisan yang Anda buat.

Caranya mudah, kirimkan karya tulis Anda beserta biodata singkat melalui email ke alamat akhiardenkpk@gmail.com

Sabtu, 18 Februari 2012

Mencari Pemimpin "Berdarah Reformasi"

Akhiarden KPK

Mengikuti beberapa perkembangan berita di media kalbar saat ini kita menemukan fakta bahwa belum bermunculan wajah-wajah baru yang ingin mengikuti suksesi kepemimpinan Kalbar September tahun 2012 nanti. Semuanya masih menampilkan wajah-wajah lama dan berusia diatas 40 tahun. Memang tidak dapat dipungkiri,mereka adalah tokoh-tokoh yang familiar di masyarakat dan mempunyai segudang pengalaman dibidang pemerintahan. Mereka sangat tahu bagaimana mengelola pemerintahan. Ditambah lagi dengan keaktifan mereka diberbagai organisasi massa. Lengkaplah sudah kualitas mereka dalam mengendalikan pemerintahan KALBAR lima tahun kedepan. Namun adakah yang menjamin mereka memiliki darah juang reformasi? Memiliki pola pikir pemerintahan seperti yang diamanatkan para pejuang reformasi.?

Kita merindukan hadirnya wajah-wajah pemimpin baru yang bisa menjadi alternnatif mengimbangi beberapa calon yang sudah ada. Wajah-wajah yang memiliki jiwa visioner dan idealisme ala pejuang reformasi. Wajah-wajah yang lahir dari rahim reformasi. Pemimpin muda yang cakap dalam memerintah. Pemimpin yang mampu merangkul setiap perbedaan dimasyarakat dan menjadikannya sebagai kekuatan yang besar dalam membangun KALBAR. Sudah tidak zamannya lagi gaya kepemimpinan orde baru dan mengedepankan sisi primordialisme dipertahankan. Kalbar mesti dibangun oleh orang Dayak,Melayu,Tionghoa,Jawa, Madura dan suku apapun yang numpang hidup di provinsi ini. Kalbar juga harus dibangun oleh orang Islam,Kristen,Budha,Hindu atau orang beragama apapun yang numpang beribadah di negeri ini. Kalbar juga harus dibangun oleh Guru,Kontraktor,Pedagang,Petani,Nelayan atau dari siapapun yang mencari makan disini. Darah pejuang reformasi yang telah tertumpah 14 tahun yang lalu harus dikeringkan dengan perjuangan yang getol dalam reformasi gaya pemerintahan. Gaya-gaya kepemimpinan ala orde baru harus dikuburkan dan dibuatkan nisan yang bertuliskan”Telah meninggal Orde Baru, 21 Mei 1998” .

Namun saya realistis dengan kenyataan saat ini. Pemimpin muda yang kita harapkan sampai detik ini belum juga memunculkan dirinya di masyarakat. Setidaknya ada dua alasan,karena ketiadaan modal mempromosikan diri dan membiayai pencalonannya atau memang pemimpin muda yang kita dambakan itu tidak ada. Kalau sudah seperti ini. Kita hanya berharap agar siapapun yang menjadi pemimpin KALBAR 5 tahun kedepan,dia adalah Gubernur yang memiliki “darah” reformasi.

“Perumpamaan dalam suatu perjalanan terdapat 1000 orang yang buta dengan arah jalan “perjuangan reformasi ”ini. Kemudian mereka tertatih berjalan dan kebingungan dalam melangkah. Seandainya tiba-tiba dari seribu orang itu ternyata ada satu orang yang mata “Reformasinya” terbuka,meski hanya sebelah matanya dan bisa melihat jalan lurus “reformasi” kedepan,maka saya yakin semua orang akan mengikuti dan mengangkatnya menjadi pemimpin. Siapakah dia?
Semoga itulah,pemimpin “BERDARAH” Reformasi yang kita dambakan.

Rabu, 08 Februari 2012

Seni Menikmati Giliran Proses Kehidupan

By : Akhiarden KPK

Setiap kita adalah pribadi hebat. Punya mesin canggih yang mampu mengubah dunia (otak). Punya fisik yang sempurna. Punya nafsu dan semangat yang besar dalam menjalani kehidupan. Setiap kita pemilik masa depan yang gemilang. Jalan kesuksesan terbentang luas bagi kita. Kenapa kita masih lemah dan tak bergairah nikmati kehidupan?

Bukankah kita bisa selalu bahagia setiap hari. Kita punya Al Qur’an yang bisa kita baca dan pahami setiap waktu. Saat gundah terasa menyiksa jiwa maka Al Qur’anlah penawarnya. Saat ruhiyah kering karena masalah maka sholat dua rakaatlah obatnya. Saat hati kesal dengan seseorang bukankah kita tetap bisa bahagia dengan sikap bersabar dan memaafkan. Saat uang tak ada lagi digenggaman bukankkah kita tetap bisa bernafas dengan lapang dan menjernihkan ikhtiar untuk mendapatkannya. Saat nasi yang dihidangkan tak sesuai selera bukankakah kita bisa menikmatinya dengan membayangkan nasi itu adalah nasi terenak yang dipenuhi dengan lauk-lauk terenak pula. Kita bisa mensugesti sesuatu yang tak enak menjadi enak dengan pikiran kita.

Apapun masalah yang kita hadapi semuanya pasti ada solusi untuk mengatasinya. Allah berikan masalah bukan untuk membuat kita lemah tapi untuk menyadarkan kita akan pentingnya menggunakan setiap hal dalam diri kita untuk mengatasinya. Sekali lagi tak ada masalah yang tak ada solusinya. Seperti tak ada hujan yang terjadi setiap hari. Tak ada panas sepanjang tahun. Tak ada banjir yang datang setiap waktu. Tak ada jalan yang selalu lurus. Tak ada jalan yang selalu berkelok-kelok. Tak ada laut yang selalu tenang. Tak ada pula laut yang selalu berombak. Tak ada angin badai setiap saat. Tak ada gunung yang setiap hari meletus. Semuanya berjalan pada waktunya saja. Dan kehidupan kelak akan kembali normal.

Hidup adalah pergiliran masa. Tak ada kehidupan yang tenang-tenang saja. Seperti tak adanya kehidupan yang selalu didera dengan ujian-ujian. Tak ada kehidupan abadi. Semuanya akan melalui giliran dan tahapan. Bukankankah kita saat ini adalah proses panjang dari fase-fase kehidupan yang telah kita jalani. Satu hal yang pasti kehidupan adalah seni menikmati pergiliran kondisi.
Tak ada yang aneh dalam kehidupan ini. Semuanya berjalan normal-normal saja. Semua orang pernah merasakan sedih. Semua orang juga pernah gembira. Semua pernah meraih sukses. Setiap orang juga pernah merasakan kegagalan. Semuanya berjalan sesuai dengan fase-fase kehidupan yang memang telah digariskan.

Seperti sebuah pertunjungan seni yang mengundang decak kagum para penikmatnya begitulah kehidupan ini mesti dijalani. Kita adalah para actor kehidupan yang harus menampilkan keindahan dalam setiap skenario kehidupan. Kita mesti menikmati setiap giliran kondisi hidup dengan seni. Kadang-kadang kita harus memerankan sikap bersedih dan ada kalanya kita mesti memerankan sikap bahagia. Jika para actor di dunia peran sangat menjiwai peran yang dimainkkannya. Kenapa kita actor kehidupan nyata tak pernah sukses memerankan lakon yang kudu dijalani?

Kita adalah hamba yang dilahirkan untuk menikmati kebahagiaan. Jadilah actor serba bahagia. Ingat takkan ada kesedihan yang sanggup mengalahkan pribadi bersabar. Tak ada kesenangan yang mengkufurkan pribadi bersyukur. Milikilah seni 2S ini dalam menikmati pergantian proses kehidupan. Syukur dengan hadirnya nikmat dan sabar dengan datangnya masalah. Pada akhirnya semuanya akan mendatangkan kebahagiaan. Karena kebahagiaan adalah miliki kaum muslimin dimanapun berada. Selamat menjemput kebahagian.

Milikilah Impian

By : Akhiarden KPK

Para pahlawan-pahlawan kehidupan yang namanya ditulis dengan tinta emas,adalah orang yang pada awalnya cuma bermimpi dan ternyata pada akhirnya dia menikmati mimpi-mimpi yang disenandungkannya beberapa waktu yang dulu. Tapi mimpi disini bukanlah mimpi pada saat tidur. Mimpi Itu adalah mimpi kosong dan tak akan memberikan efek yang besar untuk terciptanya sebuah perubahan. Mimpi yang saya maksudkan adalah sebuah keinginan yang besar yang bergolak dalam hati dan mendidih dalam pikiran serta dikonversikan menjadi kenyataan melalui tindakan-tindakan yang jelas, terukur dan kaya makna.

Mimpi yang tidak diaplikasikan dalam amal nyata, hanya akan menjadi sebuah mimpi tanpa realisasi. Betapa banyak dalam hidup ini orang yang menjalaninya tanpa kejelasan arah dan kekokohan pijakan. Bahkan hanya sekedar bermimpi pun tak pernah terlintas dialam bawah sadar pikirannya. Dan banyak juga orang yang hidupnya dipenuhi dengan mimpi-mimpi tanpa pernah ada kemauan untuk membuktikannya. Menunjukkan pada dunia, bahwa apa yang diimpikannya bukan hanya sebuah isapan jempol belaka. Susahnya menjalani kehidupan tanpa modal mimpi. Kerena pastinya,kita juga tidak memiliki kesanggupan bahkan kemauan untuk mewujudkannya.

Aku adalah orang yang memiliki impian. Tapi aku sadar semuanya mesti dibuktikan. Mimpi-mimpi yang telah kutuliskan diawal tahun tak akan terleasisasi tanpa upaya meraihnya dengan keras. Tapi punya mimpi pun sudah mengembirakan buatku dan inilah merupakan sebuah pencapaian yang positif. Karena setidaknya aku sudah punya tujuan mau kemana kaki ini kelak dilangkahkan. Melalui apa nama ini akan dikenang dan dengan cara apa kita menjalani kehidupan. Mimpi adalah rambu-rambu kehidupan yang membuat kita tenang dalam melangkah. Orang yang bertindak awut-awutan alias tak punya mimpi yang jelas, dia sering tertabrak dengan masalah-masalah. Dan biasanya orang yang mendapatkan masalah karena ketidaktaatan dengan aturan-aturan akan mendapatkan masalah baru. Selanjutnya karena dia tidak punya panduan hidup yang jelas dia akan sangat kesulitan menghadapi masalah-masalah yang menderanya.

Kita sering mendapati suatu fakta dari dulu hingga kini, hingga suatu saat nanti, ternyata yang menjadi ganjalan kita meraih sesuatu adalah pola pikir kita. Fisik kita sejatinya hanya mengikuti apa yang diinginkan pikiran. Bahkan para pahlawan fisiknya kebingungan mengikuti apa yang dimaui oleh pikirannya. Coba kita mengevaluasi diri kita sejenak, betapa banyak kegagalan kita meraih impian semuanya dikarenakan lemahnya komitmen untuk meraihnya. Kita banyak hanya sekedar bermimpi tapi minim realisasi.

Sering kita memiliki tekad untuk bangun qiyamullail setiap malam tapi itu hanya menjadi tekad mati tanpa dihidupkan dengan semangat untuk melawan beratnya kantuk yang menyerang. Padahal masalah itu bisa selesai tepat dititik pertama persoalannya. Misalnya kita berniat bangun malam, masalahnya cuman rasa kantuk. Biasanya ketika kita telah bertekad untuk bangun diawal malam, kita akan terjaga. Ingat ketika terjaga,hanya satu masalah yang datang, yaitu kantuk yang berat. Cara mengatasinya adalah dengan melawan ketika titik masalah itu datang. Putuskanlah mata rantai masalah itu segera dititik awalnya dengan segera bangun dan menggerakkan tubuh kita. Inilah cara praktis menghadapi masalah lemahnya kemauan untuk maju. Aneh sekali kita, disaat orang lain telah banyak menciptakan sejarah-sejarah dalam hidup mereka, kita masih berkutat dengan masalah-masalah kemauan berubah yang tak kunjung datang. Mari sahabat, milikilah mimpi yang besar untuk mewariskan sejarah yang besar. Kelak ketika ruh telah meninggalkan jasadmu, jangan juga kau bawa namamu terkubur bersama jasadmu itu. Cukuplah jasad yang terkubur, jangan pernah kau bawa namamu ikut-ikutan dikuburkan. Selamat menciptakan sejarah besar dan membuat namamu menjadi brand image abadi bagi dunia. Selamat mewariskan ilmu pengetahuan dan selamat menuliskan sejarah yang mengabadikan namamu di jagat raya para pewaris sejarah.

Selasa, 07 Februari 2012

Hebatnya Superterku Hebatkan Timnasku

By : Akhiarden KPK

Sahabat,menang,seri atau kalah itu biasa! Yag luar biasa adalah menang tak kalah-kalah,seri tidak pernah menang dan kalah serta kalah tidak pernah menang-menang.Tapi pastinya itu jarang atau tidak pernah terjadi,selalu ada keputusan terbaik dari semua pilihan dan kesempatan yang kita jalani.Yakin dan percayalah! KEGAGALAN adalah sukses yang TERTUNDA,Buat hidup kita menjadi indah dengan variasi kalah,seri dan menang yang berganti,agar kita tahu kehidupan yang tiada abadi,agar hari-hari berganti yang ada adalah proses perbaikan diri tanpa henti,belajar untuk membuat diri semakin berarti
(Akhiarden)


Senin malam,tanggal 21 November 2011,saya mengikuti agenda nonton bareng di sebuah lokasi nonbar dikawasan A.Yani. Melihat animo masyarakat yang begitu tinggi menyaksikan pertandingan final ini, terbayang olehku bagaima ya jika suatu saat Indonesia masuk putaran final piala dunia. Pasti animo menontonnya lebih dahsyat lagi. Melihat suasana stadion yang dipenuhi dengan lautan merah, akan jadi apa Gelora Bung Karno jika suatu saat timnas Indonesia berada di partai puncak piala Asia,piala konfederasi bahkan piala dunia. Superter Indonesia emang dahsyat, sedahsyat harapan yang telah dipancang lama. Melihat Indonesia kembali merebut supremasi persebakbolaan dijagat raya Asia Tenggara seperti tahun-tahun dulu.

Meskipun harapan sering bertepuk sebelah tangan, superter Indonesia tetaplah pendukung yang setia. Setiap pertandingan timnas, stadion selalu dipenuhi dengan lautan merah. Tak perduli menang atau kalah, timnas tetap didukung. Bolehlah dikatakan superter Indonesia adalah superter terbaik di dunia. Superter yang rela mengantri mengular sedari pagi. Superter yang rela merogoh kocek yang tebal. Superter yang rela berpanas-panasan. Superter yang rela waktunya untuk untuk aktivitas lain ditinggalkan sejenak demi bisa melihat tim kesayangannya dipentas laga asia Tenggara. Bahkan superter yang rela tidak sholat hanya untuk melihat tim kesayangannya bertanding (untuk hal seperti ini tidak laya untuk diikuti).

Kecintaan superter dengan timnas terkadang berada diluar batas kewajaran. Sebanarnya hal ini menjadi modal terbesar dalam memajukan persebakbolaan negeri ini. Kita bisa mendapatkan tim tangguh yang akan merajai asia Tenggara, Asia dan dunia. Kata kuncinya pada pembinaan yang instensif dan berkesinambungan. Para pemandu bakat negeri ini hendaknya disebar keseluruh pelosok negeri, mencari bakat-bakat alam yang kemudian dipoles menjadi pemain hebat melalui sekolah-sekolah bola. Kita punya penduduk yang besar, 11 orang bukanlah hal yang sulit dicari. Asal ada kemauan dan tekad yang kuat, kedepannya harapan superter Indonesia akan mampu dijawab. Kerinduan mereka dengan gelar juara pasti terobari.

Kekalahan itu memang menyakitkan, tapi bukan hidup namanya kalau tidak dihiasi dengan riak-riak kekalahan. Jika kita ingin membangun tim yang kuat dan disegani dunia, kita harus awali dengan kesiapan mental menerima kekalahan. Siap meraih kemenangan dan siap pula menerima kekalahan sebagai konsekuensi permainan yang tidak sesuai harapan. Tidak ada kata terlambat untuk membenahi diri. Bangkitlah sepakbola ku, harapan meraih kejayaan masih luas terbentang. Yok, para superter dukung terus timnas, kibarkan terus panji merah putih dan nyanyikan selalu lagu “Garuda di Dadaku”.

Senin, 06 Februari 2012

Hentak Langkah yang Terlupakan

By : Rafa Al Qinansa KPK
Gagah menantang matahari
Legam tak terasa membakar kulit
Serempak berjalan seolah berlari
Semangat menyala dari negeri yang terbelit

Bermacam guna dikerahkan
Dari prajurit berderap langkah setia
Patuh menegakkan tugas kewarganegaraan
Tak peduli waktu tetapi sedia

Hentakan kaki makin membahana
Tak sabar maju serentak
Bergulir melawan pembuat gulana
Mengusir jauh dari negeri sesak

Kini...
Tak akan dikenang lagi
Generasimu seperti orang lanjut usia
Tak punya semangat berbagi
Terlebih berpatuh setia

Semoga mereka tak lupa
Bahwa ditempat mereka berdiri
Ada perjuangan disini
Yang tersimpan duka nestapa

@Museum Kalbar, 09:42 28 Januari 2012

Are you a Leader ?

By : Yunsirno
Penasehat KPK
Direktur Nasional Sang Bintang School



Apakah Anda seorang pemimpin? Secara kasat mata pemimpin adalah mereka yang dikelilingi banyak orang dan mereka cenderung mengikuti instruksi Anda. Jika Anda sering mengalami hal demikian, anda punya bakat jadi pemimpin. Tapi baru bakat loh. He he. Kerena ini belum cukup.

Ketika dikelilingi banyak orang atau teman tadi, mereka pasti sangat percaya pada Anda. Percaya pada kata-kata Anda, yakin Anda tidak akan “menjerumskan” mereka. Inilah yang disebut integritas. Dan semua pemimpin pasti memiliki ini. Bagaimana dengan pemimpin para penjahat? Walau integritas mereka hancur di mata masyarakat, tapi integritasnya bersemi di kalangan para penjahat. Itulah evil leader.

Ketika orang-orang bersama Anda, jelas integritas tak cukup. Waktu terlalu singkat bagi orang-orang untuk menghabiskan waktu bersama Anda dengan bekal sekedar integritas. Anda harus memberi mereka harapan. Hope inilah yang membuat mereka dekat bahkan lengket pada Anda. Maka biasanya cirri khas pemimpin adalah mampu membungkus hope itu dengan sangat menarik. Tanpa hope yang Anda berikan, no people around you…

Tapi harapan ada ujungnya, mereka bukan orang bodoh yang siap ditaburi harapan semata. Mereka harus melihat tangan dingin Anda mewujudkan harapan itu. Maka sebagai pemimpin Anda harus sangat terampil dalam mewujudkan mimpi, rencana, dan ide tersebut. Pemimpin yang tidak mampu mewujudkan itu akan ditinggal orang-orang satu per satu. Tak semua mimpi, rencana dan ide terwujud dalam waktu singkat memang, maka pemimpin yang cerdas akan mencicil pencapaian itu sedikit demi sedikit di depan mata orang-orang di sekitarnya.

Jika Anda pemimpin, dan ada orang-orang di sekitar Anda, tentu medan magnet Anda akan berpengaruh ke mereka. Mereka akan tertular DNA atau gen kepemimpinan juga. Maka jika Anda pemimpin sejati jangan anggap orang-orang sekitar Anda terus sebagai follower semata, mereka juga ingin jadi pemimpin. Mereka juga ingin membuktikan mereka juga bisa. Maka pemimpin sejati akan membuka ruang lahirnya pemimpin-pemimpin baru. Kaderisasi menjadi kemestian dari seorang pemimpin.

Bagaimana jika mimpi, rencana, dan ide itu gagal atau menghadapi masalah besar di lapangan? Sang pemimpin tidak akan berdiam diri semata. Ia akan bertanggung jawab ikut menyelesaikannya. Eitts.. tidak berarti sang pemimpin yang turun langsung. Ia harus berada di belakang sebagai bempernya dan tetap membiarkan sang pemimpin di bawahnya menyelesaikan masalahnya sendiri. Anda bukan pemimpin tunggal sekarang. Anda sekarang memimpin jaringan pemimpin.

Wuiih tidak gampang yah menjadi pemimpin. Namun jika karakter-karakter itu dimiliki sebagian besar kita maka dipastikan ide besar, mimpi besar dan harapan besar bangsa ini bukan angan-angan semata. Ini karena negeri ini sudah dipenuhi orang-orang yang berkarakter adiluhung. Pantas lah kiranya Rasulullah menyebut kita “Kullukum ro’in…” Setiap kalian adalah pemimpin. Ia ingin kita menjadi yang terbaik lewat mekanisme menjadi pemimpin. Are you a leader now? @